Budaya Hedonisme dalam Platform Media Sosial
Diakses dari Pinterest pada tanggal 25 November 2022. URL: (https://pin.it/7DMuIXPfA)
Dalam media sosial, banyak konten yang membawa dampak buruk salah
satunya konten yang bersifat konsumtif. Konten konsumtif inilah yang di tonton
masyarakat luas, dan berdampak pada perilaku gaya hidup. Rata-rata penonton
yang melihat konten tersebut tertarik untuk mengikuti gaya hidup konsumtif guna
mengikuti trend dengan tujuan mencari followers dan kesenangan belaka.
Hal tersebut melahirkan budaya hedonisme di kalangan pengguna
media sosial. Hedonisme adalah gaya hidup yang berfokus mencari kesenangan dan
kepuasan tanpa batas. Sifat hedonisme adalah berusaha menghindari hal-hal yang
menyakitkan atau menyusahkan dengan memaksimalkan perasaan-perasaan
menyenangkan.. Faktor utama terjadinya hedonisme yaitu faktor pribadi,
karena setiap manusia sudah pasti memiliki sifat dasar ingin mendapatkan banyak
kesenangan dan di tambah lagi rasa tidak puas terhadap apa yang sudah di
miliki. Faktor lingkungan juga merupakan penyebab gaya hidup hedonis
secara eksternal, lingkungan tersebut bisa dari lingkungan keluarga maupun
sosial.
Beberapa dampak orang yang terjerat budaya hedonisme yaitu hidup berdasarkan keinginan, mengeluarkan uang tanpa perencanaan, tidak mempunyai dana darurat, struktur keuangan tidak sehat, menimbulkan hutang dan depresi berkepanjangan.
Namun budaya tersebut masih bisa kita cegah, yaitu dengan cara :
1. Membatasi diri saat berbelanja,
2. Mengubah mindset konsumtif jadi produktif,
3. Mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan,
4. Susun target dan rencana keuangan jangka panjang, dan
5. Belajar untuk memahami bahwa kehidupan bukan untuk
kesenangan saja.
Mengapa hedonisme bisa di katakan budaya?
Hedonisme bisa dikatakan sebagai budaya karena awalnya merupakan pandangan hidup individual yang menekankan pencarian kesenangan pribadi, namun seiring berkembangnya media sosial, nilai-nilai ini tersebar luas dan membentuk kelompok-kelompok yang berbagi gaya hidup konsumtif. Platform media sosial memungkinkan individu yang memiliki pandangan serupa untuk berkumpul, saling mempengaruhi, dan mempraktikkan hedonisme secara berulang, yang akhirnya menjadi bagian dari budaya yang diwariskan antar generasi. Hal ini menjadikan hedonisme tidak hanya sebagai pilihan pribadi, tetapi juga sebagai fenomena budaya yang mengakar dalam cara hidup masyarakat modern.
Sumber :
https://images.app.goo.gl/aJQ6e1E2WTtiE8YU6
https://www.ocbcnisp.com/id/article/2021/08/24/hedonisme-adalah
https://pin.it/7DMuIXPfA



Komentar
Posting Komentar